Minggu, 10 Juni 2012

HIS (Hospital Information System)


HIS (Hospital Information System)

A . Pengertian
HIS (Hospital Information System) merupakan sebuah sistem informasi àmemungkinkan aliran data dari sebuah rumah sakit bisa dilakukan secara elektronisà lebih cepat, akurat dan transparan à memberikan kepuasan kepada pasien.
Sistem informasi rumah sakit adalah sistem yang mampu  melakukan integrasi dan komunikasi aliran informasi baik di dalam maupun di luar rumah sakit (kusumadewi, 2009).
Sistem ini telah ada sejak mereka pertama kali diperkenalkan pada tahun 1960 dan telah berevolusi dengan waktu dan modernisasi fasilitas kesehatan.
B. Fungsi
HIS memiliki 2 fungsi utama :
      keperluan manajemen :
HIS memiliki peranan dalam mengatur data keuangan, material dan teknis, sistem kepegawaian, pembayaran (tagihan) ke pasien, dan perencanaan strategi.
      Pasien:
HIS berfungsi untuk mengelola data inpatient dan outpatient serta mengelola data medis pasien yang meliputi perawatan. Diagnosis, dan terapi.
C. Manfaat
      Akses mudah ke Data Pasien
       Membantu sebagai sistem pendukung keputusan
      administrasi yang efisien dan akurat
      Peningkatan pemantauan penggunaan obat, dan studi efektivitas
      Meningkatkan integritas informasi, mengurangi kesalahan transkripsi, dan mengurangi duplikasi entri informasi.
D.    Aplikasi: Sebuah HIS memiliki berbagai aspek didalamnya. Beberapa sistem ini meliputi:
1.      Clinical Information System (CIS)
2.      Financial Information System (FIS)
3.      Laboratory Informatin System (LIS)
4.      Nursing Information System (NIS)
5.      Pharamacy Information System (PIS)
6.      Picture Archiving Commuication System (PACS)
7.      Radiology Information System (RIS)

Terminologi yang terkait:
·         Clinical Information System - Kata lain untuk Health information system.
·         Electronic Medical Record - Sebuah catatan medis yang disimpan secara elektronik melalui database rumah sakit.
·         Clinical Decision Support System (CDSs) adalah program komputer dengan tujuan membantu para profesional di bidang kesehatan dalam menganalisis data pasien dan membuat keputusan berdasarkan diagnosis, melakukan pencegahan, dan treatment terhadap permasalahan kesehatan.
·         Personal Health record - Sebuah catatan kesehatan pribadi  merupakan rekaman yang disimpan oleh individu kesehatan seumur hidup.
·         Voice recognition software - Software yang dapat mengenali perintah suara untuk membantu dokter menulis catatan atau melakukan tugas.
·         MediSlate MCA & Sahara slate – Mirip dengan tablet PC digunakan di rumah sakit yang dirancang khusus untuk membantu tugas-tugas dokter.

DAFTAR PUSTAKA


Kusumadewi, Sri. 2009 .Informatika Kesehatan. Yogyakarta : Graha Ilmu

Rabu, 06 Juni 2012

How to make "Blog"

Membuat Blog


A.    Pengertian
Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.

Manfaat dari Blog
1.     Menambah ilmu, setiap kita menguasai sebuah ilmu, tentu semakin bertambah ilmu dan pengetahuan
2.    Menjadi seorang researcher (peneliti),
3.    Menjadi penulis yang lebih baik
4.     Menjadi terkenal,  Semakin banyak artikel bermanfaat yang kita tulis di blog dan semakin banyak orang membaca dan menyukai tulisan
5.    Menambah teman dan relasi
6.    Membantu orang lain.
7.    Menghasilkan uang
8.    Media Promosi

B.     Kerugian dari Blog
1.      Isi tidak dapat dipertanggungjawabkan
2.      Sebagai saranan penipuan
3.      Mempermudah plagiat

C.     Jenis-jenis Blog
1.      Berdasarkan Jenisnya
a.       Online Diary / Online Journal / Personal blog. Blog yang berisi hal – hal seperti pengalaman, opini, atau pendapat pribadi dari blogger yang mempublish-nya.
b.      Corporate Blog. Blog yang di publish oleh korporasi. poin pentingnya adalah, blog ini merupakan online representative atau “wajah dari perusahaan” tersebut di ranah internet.
c.       Project / Product Blog. Blog yang berisi tentang perkembangan suatu project / product
d.      Niche Blog. Blog yang kontennya berfokus pada suatu niche atau topik tertentu.

2.      Berdasarkan Tujuannya

a.      Blog untuk berorientasi personal. 
b.      Blog untuk Personal Branding. 
c.       Blog untuk Monetisasi. 
d.      Blog untuk portofolio. Blog yang menampilkan hasil karya dari blogger.
Belajar membuat blog di blogspot
Versi 1

Pendahuluan
Tutorial pembuatan blog ini menggunakan blogspot(blogger) sebagai tempat pembuatannya. Sebelum kita belajar membuat blog, kita harus mempunyai satu alamat e-mail yang masih aktif. Karena kita membuat blog di blogspot, maka sebaiknya kita memiliki satu alamat e-mail di gmail.

Cara Membuat E-Mail di GMAIL
1.    Masuk ke www.gmail.com

2.    Pilih Signup ke Gmail untuk mendaftar, kemudian isi formulir dengan lengkap

3.    Jika sudah selesai mengisi formulir, silakan klik tombol “saya menerima, buat akunku”
4.    Jika Muncul tampilan seperti di bawah ini, berarti anda sudah berhasil membuat e-mail
5.    Untuk meyakinkan bahwa anda sudah membuat e-mail, klik link saya siap, tampilkan account saya.


6.    Silakan Sign Out kalau sudah selesai melihat e-mail


Cara Membuat Blog di Blogspot
Ada beberapa cara membuat blog di blogspot diantaranya dengan masuk ke www.blogspot.com atau masuk melalui google(khusus bagi yang mempunyai alamat e-mail di gmail). Untuk tutorial kali ini akan dimulai dari www.blogspot.com

1.    Masuk ke www . blogspot.com

2.    Klik tombol tombol “Ciptakan Blog Anda”, maka akan muncul tampilan berikut:

3.    Isi formulir dengan benar

4.    Jangan lupa isi tanda rumput pada “saya menerima persyaratan dan layanan”

5.    Tekan Tombol Lanjutkan

6.    Isi judul blog dan alamat blog

7.    Untuk mengetahui apakah blog tersebut tersedia atau tidak, klik “cek ketersediaan” Silakan Klik lanjutkan dan kemudian pilih salah satu template


8.    Jika sudah keluar tampilan berikut, berarti anda sudah berhasil membuat blog

9.    Selanjutnya silakan klik mulai blogging untuk mengatur blog anda.





Senin, 04 Juni 2012

Telenursing


Telenursing
A.    Definisi Telenursing
Telenursing didefinisikan sebagai praktek keperawatan jarak jauh menggunakan teknologi telekomunikasi (National Council of State Boards of Nursing, 2011).

Untuk dapat diaplikasikan maka ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian :
1. Profesi keperawatan mempunyai tanggung jawab dalam pelaksanaan telenursing.
2. Membutuhkan biaya yang cukup besar
3.    Perawat dan pasien perlu dilakukan pelatihan tentang
4.    Motivasi perawat dan pasien menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan telenursing.

Tujuan :
·         Perawat terfokus pada informasi, dukungan, dan meningkatkan pengetahuan.
·         Perawat mampu melakukan monitoring, pengkajian, intervensi, memberikan dukungan pada keluarga.
·         Perawat dapat memonitor tanda-tanda vital pasien

Manfaat Telenursing
Menurut Britton et all (1999), ada beberapa keuntungan telenursing yaitu :
1.      Efektif dan efisien dari sisi biaya kesehatan, pasien dan keluarga
2.      Meningkatkan cakupan dan jangkauan pelayanan keperawatan tanpa batas geografis
3.      Menurunkan waktu tinggal di rumah sakit
4.      Meningkatkan pelayanan untuk pasien kronis tanpa memerlukan
5.         Berhasil dalam menurunkan total biaya perawatan kesehatan

B.     Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Implementasi Telenursing
1.      Aspek sistematika
Aspek sistematika terkait dukungan dari pemerintah, yang meliputi legislasi dan regulasi. Dalam mengontrol kualitas dan kelangsungan telenursing sangat dibutuhkan  pengaturan dan supervisi pelayanan pemerintah.
2.      Aspek Ekonomi
Aspek ekonomi terkait verifikasi terhadap kontrol keuangan medis akibat penggunaan telenursing dan Government recognition for cost effectiveness merupakan prioritas utama.
3.      Aspek Sosial
Aspek sosial terkait verifikasi nilai dan membangun kepercayaan sosial tentang telenursing dibandingkan dengan perawatan langsung.
4.      Aspek teknikal
Aspek teknikal terkait kreatifitas dan originalitas konten telenursing dan pengembangan sistem pelayanan. Pelatihan dan pendidikan perawat serta teknologi informasi mendukung pengembangan dan pengoperasian telenursing.

C.    Aplikasi Telenursing
Aplikasi telenursing dapat diterapkan di rumah, rumah sakit melalui pusat telenursing dan melalui unit mobil. Telepon triase dan home care berkembang sangat pesat dalam aplikasi telenursing. Di dalam home care perawat menggunakan system memonitor parameter fisiologi seperti tekanan darah, glukosa darah, respirasi dan berat badan melalui internet. Melalui system interaktif video, pasien contact on-call perawat setiap waktu untuk menyusun video konsultasi ke alamat sesuai dengan masalah, sebagai contoh bagaimana mengganti baju, memberikan injeksi insulin atau diskusi tentang sesak nafas.
Gambar tele 1
Gambar 1.1 Alur telenursing
(Sumber : http://www.telehealth.ca/imgs/works.gif, diperoleh tanggal 02 Mei 2012)
     
D.    Kelebihan dan kekurangan Telenursing
·         Kelebihan Telenursing  
1.      Mengurangi waktu tunggu dan mengurangi kunjungan yang tidak perlu,
2.      Mempersingkat hari rawat dan mengurangi biaya perawatan,
3.      Membantu memenuhi kebutuhan kesehatan,
4.      Memudahkan akses petugas kesehatan yang berada di daerah yang terisolasi,
5.      Mendorong tenaga kesehatan atau daerah yang kurang terlayani untuk mengakses penyedia layanan
6.      Dapat dimanfaatkan dalam bidang pendidikan keperawatan
7.      Meningkatkan rasa aman (safety) perawat dan klien
·         Kekurangan dan hambatan dalam telenursing
o   Tidak adanya interaksi langsung perawat dengan klien yang akan mengurangi kualitas pelayanan kesehatan.
o   Gangguan cuaca dapat menggangu aktifitas pelayanan yang sedang berjalan